Halaman

Minggu, 07 Desember 2014

Cara menghilangkan insomnia,bisakah Olahraga mengatasinya?


Cara menghilangkan insomnia,bisakah Olahraga mengatasinya?- Gangguan sulit tidur atau lazim disebut insomnia bisa diatasi dengan berolahraga. Butuh ketekunan untuk mendapatkan hasil maksimal.

Para peneliti dari Behavioral Sleep Medicine Program, Feinberg School of Medicine, Northwestern University Chicago, mengungkapkan bahwa dampak dari olahraga yang selama ini dilakukan para pengidap insomnia untuk mendapatkan kualitas tidur lebih baik ternyata sangat kurang.


Kelly Glazer Baron, ketua peneliti, seperti dikutip
USAToday.com mengatakan bahwa faktor kurangnya dampak olahraga pada pengidap insomnia dipengaruhi oleh perilaku si pasien. “Mereka menginginkan hasil yang cepat, namun ketika itu tidak terlihat mereka menjadi malas kembali,” ujarnya.

Menurut Kelly, pasien insomnia memiliki kadar aktivitas otak lebih berat sehingga membutuhkan waktu lama untuk mengembalikannya ke kadar normal. “Yang ingin saya katakan adalah olahraga sesekali tidak akan membuat pasien insomnia sembuh,” ujarnya. “Anda harus memiliki jadwal olahraga dan menjadikannya sebagai aktivitas rutin.”


Pasien juga harus mengesampingkan tujuan olahraga untuk
mengatasi insomnia karena jika gagal, hal tersebut malah akan membuat stres. “Mendapatkan kualitas tidur yang baik hanyalah salah satu dari manfaat positif yang bisa didapat dari olahraga,” katanya.

Berjalan kaki ringan selama 30 menit setiap hari, joging, berenang atau berlatih angkat beban merupakan beberapa pilihan olahraga yang bisa dilakukan. Sebaiknya perhatikan waktu istirahat, jika Anda melakukan olahraga
Jika Anda memutuskan untuk melakukan olahraga di pusat kebugaran demi mengharapkan manfaat cepat mengatasi insomnia yang Anda alami, penelitian terbaru mengatakan, hal tersebut tidak cukup. Memang berolahraga bisa membantu para penderita insomnia tidur lebih baik tetapi para ilmuwan mengatakan bahwa dampaknya sangat kurang.

"Ide penelitian ini datang karena pasien saya mengatakan bahwa mereka mendengar kalau olahraga bagus sebagai cara menghilangkan insomnia dan untuk membantu tidur nyenyak," ujar penulis hasil riset, Kelly Baron, director of the Behavioral Sleep Medicine Program di Feinberg School of Medicine di Northwestern University di Chicago.

"Tetapi orang umumnya ingin hasil yang cepat. Dan mereka tidak melihat perubahan seketika. Karena itu mereka pun menjadi malas lagi," ujar dia seperti dikutip situs Health Day "Pesan yang ingin disampaikan di sini adalah olahraga tidak memberikan hasil yang cepat dan saya pikir ini tidak menghalangi upaya tersebut," ujar Baron.

Hasil riset sebelumnya, sambung dia, menemukan bahwa olahraga lebih dari 16 minggu sangat efektif untuk membuat tidur nyenyak, sebagai bagian dari pengobatan lainnya. Tetapi seperti juga penurunan berat badan atau perubahan perilaku yang lain, hal ini tidak terjadi seketika. Anda harus mengukur perkembangannya setiap bulan, bukan harian.

Baron dan rekan-rekannya mempublikaiskan hasil riset terbaru ini di Journal of Clinical Sleep Medicine secara online pada 15 Agustus 2013.

Hasil riset ini muncul setelah para ilmuwan meneliti lebih dekat data kebiasaan tidur atas 11 orang yang berusia pertengahan dan wanita lanjut usia. Semua terdiagnosis dengan insomnia sebelum memulai kegiatan yang dimonitor selama empat bulan. Olahraga memang membantu tidur menjadi nyenyak dan bergairah pada para wanita lansia di akhir program empat bulan tersebut.

Sebaliknya hasil riset ini juga menunjukkan bahwa olahraga hanya sekali saja tidak membantu tidur Anda menjadi lebih nyenyak malam itu. "Karena itu para pasien harus membuat rencana, membuat jadwal olahraga secara rutin," ujar Baron.
di malam hari.
 Cara menghilangkan insomnia,bisakah Olahraga mengatasinya? dari penjelasan diatas mudah mudahan kita semua dapat pemahaman baru bisa atau tidaknya Olahraga sebagai alternatif mengatasi insomnia,semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar