Halaman

Rabu, 13 Agustus 2014

Yang Dilarang Anda ucapkan pada penderita insomnia

Yang Dilarang Anda ucapkan pada penderita insomnia

Tidak hanya kinerja yang terganggu, penderita insomnia juga kerap kehilangan nafsu makan, sulit berkonsentrasi, mudah tertekan, mood menurun, dan yang paling menyedihkan adalah mudah tersinggung. Jangankan kata-kata kasar, mendengar kata-kata menyenangkan saja bisa membuat penderita insomnia salah paham.

Berikut ini delapan kalimat yang sebaiknya tidak Anda ucapkan pada penderita insomnia.

“Santai saja!”
Kata ini, meski terdengar sangat “santai”, tapi sebenarnya tidak terdengar menenangkan bagi penderita insomnia. Masalahnya, mereka memang tidak mampu untuk bersantai (tidur, Red.). “Jadi ketika Anda menyarankan hal itu, mereka jadi lebih merasa khawatir dan tertekan,” kata Dr M Safwan Badr, MD , Presiden AASM.
Kamar atau tempat tidur bagi mereka adalah dua S, yakni Struggling (perjuangan) dan Suffering (penderitaan). Jadi, jangan “paksa” mereka untuk santai.

“Menghemat jam tidur itu bisa membunuhmu, loh!”
Banyak sekali efek yang bisa dirasakan seseorang jika jam tidurnya terganggu. Dan kebanyakan para insomniac (penderita insomnia) mengetahui hal itu. Dengan Anda mengatakan hal di atas, itu sama saja menambah kekhawatirannya. Mereka sebenarnya ingin sekali bisa tidur, hanya saja mereka tak bisa.
“Zzzzzzz....”
Oke, memang tidak ada orang yang bisa mengontrol kapan dirinya harus mendengkur atau tidak saat tidur. Tapi jika pasangan Anda menderita insomnia, ada baiknya atasi dengkuran Anda segera. Ingatlah, dalam keadaan tenang saja mereka sudah kesulitan untuk tidur, bagaimana jika harus mendengar dengkuran Anda!

“Saya tidak punya waktu untuk insomnia.
Ya ya ya, Anda memang sudah sangat sibuk dengan pekerjaan di kantor, mengurus anak dan rumah, olahraga, serta bersosialisasi. Dengan semua kesibukan Anda itu, memang hanya tidurlah yang bisa membuat Anda tenang. Tapi jangan katakan hal di atas juga, terutama di depan penderita insomnia. Toh, mereka juga tidak mau mengalami hal itu juga, kan.

“Coba minum obat tidur, deh!”
Bicara mungkin mudah. Bisa jadi mereka sudah mencoba, tapi tidak mempan.
“Sebenarnya, apa, sih, yang kamu khawatirkan (sampai-sampai tidak bisa tidur)?”
Tidak peduli seberapa menyenangkan Anda menganggap kehidupan teman Anda itu, yang pasti, Anda tidak tahu apa saja yang sudah dialaminya.

“Saya minum pil ini dan saya selalu bisa tidur setiap malam!”
Tidak semua obat bekerja dengan cara yang sama pada semua orang. Apalagi, kata Baron, tidak semua orang mau minum obat, terutama obat tidur (mengingat dampak negatifnya pada tubuh). Akan lebih baik jika Anda menyarankan pengobatan lain yang lebih aman, seperti terapi misalnya.

“Saya juga kesulitan tidur tadi malam!”
Mungkin maksud Anda ingin menyampaikan rasa simpati, tapi komentar itu bisa terkesan merasakan meremehkan baginya. “Insomnia tidak hanya berarti, ‘Aku tidak bisa tidur’, tapi itu lebih ke kondisi medis, gangguan dengan konsekuensi,” kata Badr.

 http://banjarmasin.tribunnews.com/2014/03/18/jangan-pernah-bilang-ini-pada-penderita-insomnia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar